Minggu, 21 September 2014

Kegiatan 2 - Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik - Kurikulum 2013

BUKU BAHASA INDONESIA - EKSPRESI DIRI DAN AKADEMIK - KURIKULUM 2013

Kegiatan 2 - Kerja Sama Membangun Teks Laporan Hasil Observasi

Tugas 1 - Membaca Teks Karbon

Kalimat Definisi
(a) Benda hitam yang lunak yang tersusun oleh atom yang berbentuk heksagonal pada lembaran-lembaran yang sejajar yang terikar secara terpisah-pisab disebut karbon.
(b) Benda non-konduktor (tidak dapat menghantarkan arus listrik) disebut berlian.
(c) Benda yang dapat menghantarkan arus listrik disebut konduktor.
(d) Benda yang tidak dapat menghantarkan arus listrik disebut non konduktor.
(e) Proses suhu tinggi karbon yang akan bersenyawa dengan oksigen disenut proses oksidasi.
(f) Bentuk karbon apapun ketika bersenyawa dengan oksigen yang banyak pada suhu tinggi disebut karbon monoksida.

2. Dimanakah kita menjumpai karbon?
- Di alam bebas: batu bara dan grafit
- Di perhiasan: berlian
- Di makanan: bubuk pengembang kue

3. Jenis karbon:
- Karbon murni, seperti berlian dan grafit.
- Karbon terikat, secara kimia dalam senyawa alam yang dapat berbentuk kristal.

4. Mengapa karbon dioksida digunakan sebagai bahan pemadam kebakaran?
= Karena karbon dioksida digunakan sebagai bahan pemadam kebakaran dimanfaatkan dan berbentuk cair, sehingga saat disemprotkan karbon dioksida akan betsifat dingin. Api menerlukan O2 untuk menyala, dari proses pembakaran dihasilkan CO2. Api tidak dapat menggunakan O2 lagi karena sudah terikat dengan unsur karbon lalu api pun padam.

5. Manfaat Karbon: Karbon berguna untuk memadamkan api, membuat perhiasan, dan dapat digunakan untuk bubuk pengembang kue. Kerugian karbon: Bila karbon bersenyawa dengan dioksida diatmosfer, maka akan menjadi karbon dioksida yang dapat merusak paru-paru jika terhirup.

Tugas 2 - Meringkas Isi Teks Laporan
Karbon adalah unsur kimia yang dilambangkan dengan huruf C. Karbkn dapat dibagi menjadi dua, yaitu karbon murni dan karbon terikat. Karbon jenis pertama dapat ditemukan di berlian dan grafit, sedangkan karbon jenis kedua dapat ditemukan di berlian dan grafit. Kedua bentuk dasar karbon tersebut mempunyai sifat-sifat yang sangat berbeda. Perbedaan penting antara berlian dan grafit yaitu daya hantar arus listrik yang dikandung. Berlian adalah benda non-konduktor, sedangkan grafit adalah benda konduktor. Sifat optik berlian sangat signifikan. Berlian juga mempunyai daya dispersif yang luar biasa dan dapat menguasai cahaya menjadi spektrum yang berwarna-warni. Pada suhu rendah, semua bentuk karbon akan lembek, tetapi pada suhu tinggi karbon akan bersenyawa dengan oksigen dalam proses oksidasi. Bahan yang terbakar pada suhu yang relatif rendah seperti kayu dan kertas, tidak akan terbakar dalam karbon dioksida. Atas dasar ini, karbon dioksida digunakan sebagai laham pemadam kebakaran.

Tugas 3 - Menata Struktur Teks Laporan
                   KEKERINGAN

          Kekeringan adalah keadaan kekurangan air yang sangat ekstrim dalam waktu lama. Kekeringan timbul tanpa dapat diprediksi secara tepat.
          Di Indonesia, hujan turun secara tidak merata meskipun pada umumnya hujan terjadi di seluruh wilayah negeri. Ada daerah yang lebih mendapatkan curah hujan dan ada pula daerah yang kurang mendapatkan curah hujan. Selain itu, hujan tidak terjadi dalam waktu yang bersamaan. Di wilayah barat, hujan sudah turun, tetapi di wilayah timur belum turun hujan.
          Kekeringan dapat disebabkan karena akibat alamiah dan akibat ulah manusia. Akibat alamiah contohnya curah hujan yang tidak merata, kekurangan pasokan air, dan berhubungan dengan kekurangan lengas tanah. Akibat ulah manusia contohnya adalah Kebutuhan air lebih besar daripada pasokan yang direncanakan akibat ketidaktaatan pengguna terhadap pola tanam atau pola penggunaan air.
          Akibat kekeringan adalah efek yang ditimbulkan dari sebab sebab yang menjadikan kekeringan. contohnya adalah timbulnya berbagai wabah penyakit. Berkurangnya pasokan air, sehingga mengubah lingkungan sekitar yang kekeringan dan pola kompetisi di lingkungan tersebut. Adanya warga yang berebut air untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
          Berdasarkan klasifikasi kekeringan tersebut, maka prioritas penanggulangan bencana kekeringan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing daerah. Khusus untuk kekeringan yang disebabkan oleh ketidaktaatan para pengguna air dan pengelola prasarana air, diperlukan komitmen dari semua pihak untuk melaksanakan kesepakatan yang sudah ditetapkan. Kepada masyarakat perlu dilakukan sosialisasi yang lebih intensif, sehingga memahami dan melaksanakan pola pengguna air sesuai peraturan/ketetapan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar